Mengapa kita takut gagal


Salah satu alasan utama takut gagal adalah keyakinan bahwa Anda perlu tampil sempurna 100 persen dan tidak membuat kesalahan sedikitpun. Kalau anda gagal berarti Anda tidak mencapai kesempurnaan. Keinginan untuk menjadi sempurna biasanya dipelajari sejak usia kita masih kanak-kanak. Jika seorang anak selalu diberi tahu orang tuanya atau guru bahwa nilai ulangan yang kurang dari 100 adalah kurang baik, maka mereka dengan cepat mengembangkan pola dan perilaku perfeksionis dalam berbagai bidang kehidupan.

Dalam kehidupan nyata kesempurnaan tidak mungkin dicapai. Kita semua pernah melakukan kesalahan dan tidak ada seorang pun yang selalu benar. Namun, banyak dari kita yang mencoba untuk menjadi sempurna 100 persen. Hal ini bisa mengakibatkan tingkat stres yang tinggi.

Kesempurnaan hanyalah milik Allah, jadi mengapa kita masih takut salah dan takut gagal ?



Ditulis dalam Artikel. 3 Comments »

3 Tanggapan to “Mengapa kita takut gagal”

  1. Anda dilahirkan untuk sukses | Want to be developer and blogger Says:

    […] juga diciptakan untuk mendapatan kesuksesan dan didesain untuk memiliki tingkat rasa percaya diri dan kebanggaan pribadi yang tinggi. Anda itu adalah seseorang yang luar biasa, tidak ada seorangpun […]

  2. Obat kegagalan itu ada di tangan anda | Want to be entrepreneur and blogger Says:

    […] anda mengalami kegagalan, apapun bentuknya kegagalan itu, rekasi pertama anda secara alamiah adalah merasa gagap secara […]

  3. Anda terlahir tanpa rasa takut | Want to be entrepreneur and blogger Says:

    […] kegagalan itu a… on Mengapa anda berhenti mencapai…Obat kegagalan itu a… on Mengapa kita takut gagal […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: