SIAPA PELAKU PERAMPOKAN BERSENJATA DI CIREBON ?


Perampokan dengan menggunakan senjata api kembali terjadi di Cirebon (23/8/2010) korbannya dua orang karyawan SPBU yang akan menyetor uang ke Bank. Uang sebanyak Rp 366 juta lenyap dalam hitungan menit, beruntung nyawa dua orang karyawan ini tidak ikut lenyap. Begitu tanggapan beberapa orang yang mendengar berita perampokan ini.

Masih segar diingatan kita bagaimana sadisnya perampok bersenjata api menghajar gaji guru SD se Kota Cirebon. Uang sebanyak Rp 585 jt lebih lenyap dalam sekejap, termasuk nyawa 2 orang karyawan dinas pendidikan kota Cirebon yang membawanya.

Masih ada beberapa kasus perampokan besar lainnya yang telah terjadi di kota Cirebon ini, tapi sampai sekarang kita belum tahu siapa pelakunya?. Kota ini telah menjadi surga bagi perampok.

Inilah beberapa berita lainnya tentang perampokan di Cirebon :

1) Cirebon – Nasib sial dialami dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Jawa Barat. Mereka tewas ditembak perampok usai mengambil gaji milik 300 guru SD di Bank Jabar Banten, Kota Cirebon.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, Senin (3/5/2010). Kedua PNS naas itu adalah Sutikno (45) warga Jalan Harapan Drajat Kesambi Cirebon, dan Rudiwan (45) warga Desa Kraton, Gunung Jati Cirebon.

Kedua pegawai Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) tersebut rencananya akan mengambil uang gaji milik 300 guru senilai Rp 585 juta. Namun, secara tidak sadar, keduanya telah dibuntuti oleh kawanan perampok.

Usai keluar dari Bank Jabar kantor kas Gunung Djati yang hanya berjarak 100 meter dari kantornya, kedua korban yang berboncengan dengan sepeda motor, tiba-tiba dicegat seorang pria yang juga mengendarai sepeda motor. Tanpa basa-basi, pria tersebut langsung menembak korban Sutikno yang kala itu membawa sepeda motor Honda Supra bernopol E 6858 AT.

“Korban Rudiwan panik dan berusaha menyelamatkan uang tersebut. Namun, dia justru ditabrak pelaku lainnya dengan sepeda motor dan diberondong tembakan sebanyak lima kali. Korban tewas di lokasi kejadian,” kata Kombes Pol Tugas Dwi Apriyanto, Kapolwil Cirebon saat ditemui Wartawan di Lokasi Kejadian.

Saat ini polisi sudah mengamankan 2 sepeda motor, satu milik korban satunya lagi milik pelaku yang ditinggal pergi. Polisi juga menyita 9 proyektil dan selongsong peluru. Polisi menduga para pelaku menggunakan senjata api jenis FN.

Selain menewaskan korbannya, perampok sadis tersebut juga berhasil menggondol uang Rp 585 juta tersebut.

2) CIREBON, (PRLM).-Kawanan perampok kembali beraksi di Kota Cirebon Minggu (4/4) malam. Korbannya kali ini menimpa perusahaan pembiayaan WOM Finance yang berlokasi di kompleks Cirebon Super Blok (CSB).
Kawanan rampok yang diduga berjumlah lebih dari enam orang berhasil membawa kabur sedikitnya Rp 135 juta yang tersimpan di brankas. Uang yang dibawa kabur perampok tersebut merupakan hasil setoran Sabtu (3/4).

Informasi yang berhasil dihimpun di lokasi menyebutkan, kawanan rampok masuk dengan membobol tembok kantor di bagian belakang yang berbatasan dengan lahan kosong. Lubang berdiameter sekitar 40 cm itulah yang diduga merupakan jalan masuk kawanan rampok.

Aksi perampokan tersebut diduga melibatkan orang dalam, karena lubang yang dibuat kawanan perampok bisa persis di ruang tempat penyimpanan brankas.

Mereka diduga masuk Minggu (4/4) sore atau malam hari saat hujan lebat mengguyur Kota Cirebon, karena Minggu siang masih ada pekerja yang melakukan renovasi kantor.

Menurut staf administrasi Ikhsan Gunawan, aksi perampokan baru diketahui Senin (5/4) pagi sekitar 6.45 WIB.
Saat itu, Ikhsan bersama salah seorang satpam, masuk kantor untuk beres-beres. Begitu saya mau menyalakan mesin foto copy, saya melihat brankas tidak lagi di tempatnya, katanya.

Melihat hal itu, mereka berdua kemudian memeriksa semua perangkat kantor. Ternyata setelah kami periksa, satu brankas yang berisi uang tunai Rp 135 juta sudah kosong. Sedangkan dua brankas lainnya, yang berisi BPKB meski dalam kondisi rusak, namun isinya masih utuh, katanya.

Dikatakan dia, selama ini petugas satpam kantor memang hanya bertuga siang hari. Sedangkan penjagaan malam hari dipercayakan kepada satpam CSB.

Sementara itu, Ny. Atun pemilik kantin tempat langganan karyawan WOM mengungkapkan, Minggu pagi kemarin, ada empat orang asing yang mengaku karyawan baru WOM yang makan di kantinnya.

Saat ditanya, keempatnya mengaku karyawan baru WOM bagian lapangan. Mereka datang di kantinnya sejak pukul 9.00 WIB dan baru pergi sekitar pukul 12.00 WIB.

Sore harinya sekitar pukul 16.30 WIB mereka berempat datang lagi, dan baru meninggalkan kantin sekitar pukul 22.00 WIB. Namun kami tidak curiga sedikitpun. Kami pikir mereka lama di kantin karena menunggu hujan, katanya.

Kapolresta Cirebon Ajun Komisaris Besar Ir. Ary Laksmana Widjaja yang dikonfirmasi membenarkan kemungkinan keterlibatan orang dalam.

Menurut Ary, kalau melihat modusnya yang membobol dinding pas di ruang brankas, kemungkinan keterlibatan orang dalam sangat besar. “Soal apakah keterlibatannya langsung sebagai pelaku atau hanya pemberi informasi, masih kami dalami. Yang pasti, pertama yang akan kami periksa ya karyawan-karyawan WOM,” katanya.

Ditulis dalam Kriminal. 1 Comment »

Satu Tanggapan to “SIAPA PELAKU PERAMPOKAN BERSENJATA DI CIREBON ?”

  1. Pencurian Identitas semakin marak | Want to be developer and blogger Says:

    […] Modal KecilOPERA VAN TANGSEL (OVT)PROPERTY CAP JEMPOLKOTA CIREBON AKAN TETAP HIDUP DAN BERKEMBANGSIAPA PELAKU PERAMPOKAN BERSENJATA DI CIREBON ?MENGELOLA "BERSAMA" BISNIS […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: